Tips Menjaga Kesehatan Mental di tengah Pandemi


Pandemi virus corona semakin meluas dan kasus nya semakin meningkat. Hal ini menimbulkan seringkali membuat banyak orang yang takut dan panik. Apalagi saat pemberlakuan PPKM atas kebijakan social distancing, yang kini lebih sering disebut dengan physical distancing yang menimbulkan jarak secara emosional antara keluarga, sahabat, rekan kerja dan teman. Bagi sebagian orang hal ini bisa dirasakan sebagai suatu tekanan atau beban yang sangat besar. Bila tidak dapat dikendalikan, tekanan tersebut akan berdampak negative pada Kesehatan mental.

Dalam laporan Penelitian yang berjudul Pengaruh Penyakit Kronis Terhadap Kesehatan Mental Emosional (Analisis Data Riskerdas 2018) menunjukkan beberapa kondisi gangguan kesehatan mental yang dialami kelompok subjek diantaranya: sering menderita sakit kepala (64,4%), sulit tidur (50,8%), tidak nafsu makan (35,4%), merasa cemas atau kuatir (35,5%), sulit menikmati kegiatan sehari (20,7%), merasakan mudah takut (23,3%), serta sering menangis (19,5%), bahkan diketahui ingin mengakhiri kehidupan (3,3%).

Berdasarkan informasi dari Katadata, sebanyak 64,8% masyarakat Indonesia mengalami masalah kesehatan mental seperti cemas, depresi, dan trauma selama masa pandemi ini. Bahkan, 1 dari 5 orang pada usia 18-29 tahun memiliki pemikiran “lebih baik mati”. Hal ini sangat membahayakan, khususnya bagi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri.

Apa penyebab sebenarnya gangguan Kesehatan mental saat pandemi?

Gangguan kesehatan mental yang terjadi selama pandemi dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti ketakutan terhadap wabah, rasa terasing selama menjalani karantina, kesedihan dan kesepian karena jauh dari keluarga atau orang yang dikasihi, kecemasan akan kebutuhan hidup sehari-hari, ditambah lagi kebingungan akibat informasi yang simpang siur.

Tekanan yang berlangsung selama pandemi ini dapat menyebabkan gangguan berupa:

  • Ketakutan dan kecemasan yang berlebihan akan keselamatan diri sendiri maupun orang-orang terdekat
  • Perubahan pola tidur dan pola makan
  • Bosan dan stres karena terus-menerus berada di rumah, terutama pada anak-anak
  • Sulit berkonsentrasi
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
  • Memburuknya kesehatan fisik, terutama pada penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan hipertensi
  • Munculnya gangguan psikosomatis

Bagaimana cara supaya Kesehatan mental kita tetap terjaga saat pandemi?

1.Berolahraga dan berjemur

Two happy asian women in yoga poses in yoga studio with natural light setting scene / exercise concept / yoga practice / copy space / yoga studio

Berbagai olahraga ringan, seperti lari kecil atau lompat di tempat, dapat Anda lakukan selama menjalani karantina di rumah. Dengan melakukan aktivitas fisik, tubuh Anda akan memproduksi hormon endorfin yang dapat meredakan stres, mengurangi rasa khawatir, dan memperbaiki mood Anda.

Latihan peregangan dan pernapasan juga dapat membantu Anda untuk menenangkan diri. Jangan lupa untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan sistem imun.

2.Mengkonsumsi makanan bergizi

Ketogenic low carbs diet – food selection on white wooden background. Balanced healthy organic ingredients of high content of fats. Nutrition for the heart and blood vessels. Meat, fish and vegetables.

Konsumsilah makanan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Beragam nutrisi tersebut dapat Anda peroleh dari buah-buahan, sayuran, makanan laut, daging, kacang-kacangan, serta susu.

Bukan hanya untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, asupan nutrisi yang cukup juga dapat menjaga kesehatan mental Anda, baik secara langsung maupun tidak langsung.

3.Ayurveda

Yellow turmeric latte drink. Golden milk with cinnamon, turmeric, ginger and honey over white marble background.

Ayurveda merupakan salah satu sistem pengobatan tertua di dunia warisan dari Peradaban Sunda Sindhu Saraswati yang membentang dari Afghanistan hingga Australia dimana Nusantara adalah bagian di dalamnya.

Dalam Central Council for Research in Ayurvedic Sciences (CCRAS)- Ministry of AYUSH, Government of India, disebutkan bahwa melakukan aktivitas berbasis Ayurveda seperti menjalankan pedoman diet dasar, salah satunya mengkonsumsi makanan yang sesuai serta menjalankan lifestyle pola hidup sehat dapat menunjang kesehatan mental yang lebih baik. Kajian Ilmiah Role of Ayurveda in Mental Health : An appraisal of CCRAS Research contribution (2009) menjelaskan pengobatan dalam Ayurveda klasik meliputi:

  • Daiva Vyapashraya: Terapi spiritual yang meliputi penggunaan mantra, japa, aktivitas religius lainnya, dan pemakaian batu mulia dll.
  • Satvavajaya: Terapi psiko-perilaku yang menggabungkan prinsip assurance therapy (ashvasana), replacement of emotions dan psycho-shock therapy.
  • Yukti vyapashraya chikitsa: Terapi biologis termasuk samshodhan (cleansing therapy / panchkarma), dan shaman therapy (pacification) dimana pasien menjalani biocleansing untuk membersihkan saluran tubuh diikuti dengan treatment dengan bantuan obat-obatan herbal, pengaturan diet / pola makan yang sehat dan gaya hidup (life style) yang baik.

4.Meditasi

Salah satu tulisan berjudul Meditation: Process and Effects oleh Hari Sharma (2015) dalam jurnal internasional menyebutkan beberapa manfaat meditasi bagi kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah yaitu:

  • mengurangi stress
  • menurunkan kecemasan & depresi
  • mengatasi rasa sakit (baik fisik maupun psikologis)
  • meningkatkan memori

Dalam penelitian berjudul “The Effect of Meditation on Physical and Mental Health in Junior College Students” yang dimuat dalam Nursing Research (Yang, Ke-Ping, dkk, 2009) pada 242 mahasiswa baru sebuah perguruan tinggi di Taiwan menyebutkan adanya perbedaan yang signifikan dalam kondisi fisik dan mental antara kelompok yang menjalankan teknik meditasi dengan yang tidak. Meditasi disebutkan menciptakan keadaan harmoni antara tubuh dan pikiran sehingga membantu menciptakan kesehatan secara holistik.

Sudah banyak penelitian ilmiah terkait dengan berolah raga dan berjemur, konsumsui makanan yang bergizi, pengobatan ayurveda dan Meditasi terbukti sangat membantu kita untuk menambah imun tubuh dan menjaga kesehatan mental kita.. tunggu apa lagi ayo buruan daftar untuk Kelas Online Meditasi di Joglosemar setiap Hari Kamis pukul 19.00 sd 20.30

Sumber: https://www.alodokter.com/menjaga-kesehatan-mental-saat-pandemi-virus-corona dan https://amayi.id/index.php/2021/04/11/3-cara-efektif-menjaga-kesehatan-mental/

Share on :