Suasana Hati Mempengaruhi Kesehatan


Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Harvard Health Publishing, suasana hati dan kesehatan mental dapat memengaruhi setiap aspek kehidupan. Mulai dari kesehatan fisik sampai kesehatan secara menyeluruh.

Emosi yang tidak tersalurkan berpengaruh pada Kesehatan

Pikiran dan emosi dapat memengaruhi kesehatan. Emosi yang bebas dan bisa diekspresikan secara alami tidak akan memengaruhi kesehatan. Namun, emosi tertekan (terutama perasaan takut atau negatif) dapat menguras energi mental, sehingga berdampak negatif pada tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali pikiran dan emosi dan menyadari pengaruhnya terhadap kesehatan fisik, perilaku, dan relasi. Sikap negatif, perasaan tidak berdaya dan putus asa dapat menciptakan stres kronis, yang dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh, menguras bahan kimia otak yang dibutuhkan untuk sensasi bahagia, dan merusak sistem kekebalan tubuh.

Sumber : https://www.idntimes.com/science/discovery/deny-hung/fakta-telomer-kunci-rahasia-awet-muda-di-kromosom-sel-exp-c1c2

Stres kronis ternyata juga bisa menurunkan umur. Stres memperpendek telomere (bagian ujung dari rantai DNA yang selalu berulang), sehingga menyebabkan seseorang bisa menua lebih cepat. Kemarahan yang tidak terkelola atau tertekan juga terkait dengan banyak kondisi kesehatan, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit kardiovaskular, gangguan pencernaan, dan infeksi.

Sistem pertahanan tubuh alami manusia punya kecenderungan untuk bertahan bertahan dari ancaman dan kehilangan dalam hidup. Inilah yang menyebabkan manusia cenderung berfokus pada hal yang buruk ketimbang yang baik. Meskipun ini adalah mekanisme bertahan hidup yang baik, terlalu waspada dapat membuat seseorang frustasi dan terlalu negatif. Ini bisa jadi mengabaikan banyak kesempatan untuk lebih bersyukur.

Mengelola Suasana Hati

Semua orang pasti pernah mengalami suasana hati yang mellow dan tidak bersemangat. Pada umumnya, mood yang mellow ini bisa dikendalikan dan kembali membaik. Namun, jika suasana hati yang buruk berlangsung selama lebih dari dua minggu dan kamu terus-menerus merasakan sedih sepanjang waktu atau kehilangan minat pada sebagian besar aktivitas yang biasa dilakukan, besar kemungkinan kamu mengalami depresi.

Salah satu untuk dapat mengelola suasana hati yaitu “Meditasi” sepertinya sudah sering di dengar. Tapi mungkin sebagian dari kita belum sempat mengulik manfaatnya dari segi kesehatan raga dan jiwa jika konsisten melakukan meditasi.

Dikutip dari sebuah jurnal di National Center for Complementary and Integrative Health, meditasi adalah latihan pikiran dan tubuh yang telah lama digunakan untuk meningkatkan ketenangan dan relaksasi fisik, meningkatkan keseimbangan psikologis, mengatasi penyakit, dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Pada praktiknya, pikiran dan tubuh berfokus pada interaksi antara otak, pikiran, tubuh, dan perilaku.

SEGERA IKUTI!

Kelas Meditasi dan Yoga bersama AKC Joglo Semar via ZOOM Online Selama Pandemi

  • Ananda’s Neo Self Empowerment : Setiap Kamis Pukul 19.00
  • Ananda’s Neo Kundalini Yoga : Setiap Rabu Pukul 19.00

Informasi dan Pendaftaran: 087888858858 / 0816677225 / 082227774618

Sumber : https://www.halodoc.com/artikel/begini-cara-suasana-hati-memengaruhi-kesehat, https://nusantics.com/blog/hubungan-meditasi-dengan-microbiome-dan-kesehatan-tubuh

Share on :