Saat Kita meragukan diri kita (Impostor Syndrome)


Selama menjalani kehidupan sehari-hari, pasti kita pernah meragukan diri kita sendiri. Ada kalanya kita merasa cukup dan ada kalanya kita merasa tidak cukup pantas menerima kesuksesan yang kita raih. Namun jika Anda termasuk seseorang yang secara terus menerus merasakannya mungkin Anda mengalami kondisi impostor syndrome. Apa itu Impostor Syndrome? Mari simak artikel berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.

Apa itu Impostor Syndrome?

Impostor Syndrome merupakan istilah psikolog untuk perilaku seeorang yang selalu merasa takut gagal dan meragukan kemampuan dirinya. Sementara, executive coach dan mental performance coach dari Amerika Serikat bernama Melody Wilding mengatakan bahwa impostor syndrome menggambarkan keyakinan bahwa kita tidak cukup baik atau tidak mampu menghadapi tantangan hidup dan terlepas dari adanya hal-hal yang dapat membuktikan kemampuan kita.

Kondisi ini justru kerap dialami oleh seorang yang berprestasi. Seorang yang mengalami Impostor Syndrome akan tetap menilai bahwa keberhasilan tersebut hanya keberuntungan belaka dan bukan karena kemampuannya. Impostor syndrome dapat menjadi motivasi Anda untuk terus mengembangkan diri, namun jika semakin parah dan mengalami kondisi ini dalam jangka waktu yang panjang, maka seorang impostor syndrome akan dapat berpotensi mengalami depresi.

Jenis-jenis Impostor Syndrome

  1. The Perfectionist (Si Perfeksionis). Penderita impostor syndrome jenis ini akan selalu mengejar kesempurnaan. Si perfeksionis memiliki keinginan untuk mencapai impian kesempurnaannya namun ia belum mampu untuk melakukannya, sehingga membuat ia malu untuk berkarya. Karena syndrome jenis ini tidak ingin orang lain melihat sisi inperfectionist (tidak mampu melakukan atau bodoh) dalam dirinya. Orang lain harus selalu melihat sisi perfectionistnya, dengan pikiran seperti itu malah menghambat perkembangan potensi yang ada pada dirinya.
  2. The Expert (Si Ahli). Si Ahli ini berusaha terus mengasah kemampuannya, karena ia merasa masih kurang. Namun dalam usahanya ia tetap bekerja semaksimal mungkin dengan kemampuan yang dimilikinya. Kemampuan yang dimiliki si ahli ini akan menjadi lebih dari si perfeksionis seiring jam terbang dan pengalaman yang dilaluinya. Karena terbentuk dari pengalaman, pemahaman, pembelajaran, keinginan untuk berkembang dan seiring berjalannya waktu, kemampuan potensi yang dimiliki si ahli ini semakin sempurna. Kerap ia sangat sempurna dalam pekerjaannya namun ia meremehkan keahliannya sendiri serta terus merasa tidak puas dan ingin terus berusaha mengasah kemampuannya.
  3. The Natural Genius (Si Genuis Alami). Jenis impostor syndrome ini memang jenis daari lahir dan mereka menetapkan tujuan yang terlalu tinggi untuk diri sendiri. Namun, ketika ia tidak berhasil pada percobaan pertama, maka ia akan merasa sangat hancur, lemah dan malu.
  4. The Superhero (Si Pahlawan Super). Si pahlawan super ini umumnya cukup keras terhadap diri sendiri, pekerja keras dan ahli dalam beragam bidang. Namun, ia cenderung akan mengalami burnout atau jenuh pada pekerjaan yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik, hubungan dengan seseorang bahkan kesehatan mentalnya.
  5. The Soloist (Si Solois). Jenis syndrome ini, ia cenderung sangat individualism dan lebih suka bekerja sendiri. Kerap kali sumber harga dirinya adalah produktivitasnya, sehingga ia sering menolak tawaran bantuan dari orang lain. Karena baginya, meminta bantuan orang lain merupakan tanda kelemahan atau ketidakmampuan.

Gejala Impostor Syndrome

Berikut  ini merupakan beberapa gejala impostor syndrome, yaitu:

  • Merasa keberhasilan adalah bagian dari beruntungan dan bukan karena hasil kerja keras
  • Merasa tidak pantas untuk sukses
  • Merasa bahwa bantuan irang lain atau relasi mengurangi rasa sukses terhadap pencapaiannya
  • Merasa tidak pantas mendapat pujian
  • Merasa tidak ada yang special dari dirinya dan kemampuan yang dimilikinya pasti juga dimiliki oleh orang lain
  • Tidak percaya diri dengan kemampuannya
  • Merasa bahwa pencapaiannya berkat pertolongan orang banyak dan bukan karena kemampuannya

Bagaimana mengatasi Impostor Syndrome?

Ceritakan apa yang Anda alami

Membicarakan apa yang Anda alami dengan teman atau kerabat dekat dapat membantu Anda dalam mengatasi syndrome ini. Ceritakan pada teman Anda yang kompeten dan berpengalaman. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke L’ayurveda. L’Ayurveda merupakan tempat konsultasi yang membicarakan semua masalah Anda dari akarnya. L’Ayurveda ini bukan tempat spa seperti lainnya, karena akan memberikan energy pada tubuh Anda, menyehatkan pikiran Anda dan memanjakan jiwa Anda. Semua terapi, perawatan, konseling dan layanan L’Ayurveda membuat Anda rileks dan sambil mengurangi akar kecemasan serta ketidaknyamanan tubuh Anda. Karena visi dari L’Ayurveda sendiri yaitu kecantikan batin serta holistic, sedangkan misinya adalah untuk mengubah kehidupan masyarakt melalui keseimbangan pikiran tubuh dan jiwa.

Pelajari lebih dalam mengenai Impostor Syndrome

Lebih banyak mencari tahu mengenai impostor syndrome dapat membantu Anda dalam memahami gejala yang mungkin Anda rasakan. Dengan memiliki pemahaman yang komprehensif secara perlahan Anda dapat menghilangkan rasa ragu terhadap diri sendiri

Catat segala pencapaian

Terkadang lebih mudah menilai suatu keadaan jika Anda mencatatnya. Oleh karena itu, cobalah untuk mulai mencata apa saja pencapaian Anda selama ini agar Anda lebih sadar bahwa kesuksesan tersebut adalah hal yang nyata.

Meditasi

Meditasi adalah langkah yang penting dalam mengubah hidup untuk mendapatkan kepercayaan diri. Ketika bermeditasi, kita berada dalam damai dan kita akan terhubung dengan pikiran kita. Gunakan meditasi sebagai cara untuk memprogram ulang cara berpikir kita mengenai diri sendiri. Mulai cintai diri sendiri dan kita akan menjadi seorang yang lebih percaya diri.

Sumber: https://www.sehatq.com/artikel/impostor-syndrome-ketika-hidup-dilanda-keraguan-dan-takut-gagal, https://blog.wecare.id/2020/10/ragu-dengan-kemampuan-diri-mungkin-anda-mengalami-impostor-syndrome/, https://kumparan.com/kumparanwoman/impostor-syndrome-gejala-ketika-seseorang-meragukan-kemampuan-diri-1sCc1YJCSQm/full dan https://nova.grid.id/read/05687518/sering-merasa-minder-bangun-rasa-percaya-dirimu-dengan-5-cara-ini?page=all.

Share on :