Panic Attack – Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya


Panik merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasa takut dan gelisah secara berlebihan. Pernahkah Anda merasa mengalami jantung berdebar, pusing, otot menegang, hingga gemetar secara tiba-tiba. Rasa panik dapat sembuh atau pulih jika masalah pemicu panik tersebut sudah hilang. Namun tidak jarang seseorang merasa panik secara terus menerus, mungkin itu yang dinamakan serangan panik atau panic attack.

Gejala Serangan Panik

Beberapa gejala serangan panik yang biasa terjadi pada seseorang:

  1. Sesak napas
  2. Kram perut
  3. Nyeri dada
  4. Detak jantung meningkat
  5. Otot tegang
  6. Mulut kering
  7. Keringat dingin
  8. Dan lain sebagainya

Biasanya setelah mengalami serangan panik, seseorang akan mengalami kelelahan. Kondisi inilah yang akan menyisakan rasa takut berlebih pada seseorang yang merasakan panik.

Penyebab Serangan Panik

Seseorang yang merasa panik akan menyebabkan otak mengarahkan system saraf untuk memunculkan respon melawan dan menghindar. Sinyal tersebut akan diterjemahkan tubuh sebagai gejala-gejala seperti peningkatan detak jantung hingga naiknya frekuensi pernapasan oleh zat kimia adrenalin.

Berikut ini penyebab utama serangan panik :

  1. Perubahan suasana tiba-tiba
  2. Stress
  3. Sering mengonsumsi kafein/alcohol
  4. Trauma
  5. Faktor genetic

Setelah mengetahui bagaimana panik dapat muncul, jadi bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini beberapa solusi menurut Anand Krishna pada buku Sehat dalam Sekejap.

Solusi Instan

  1. Hentikan segala aktivitas dan hiduplah udara segar selama 5-10 menit. Tarik napas dan kembungkan perut. Buang napas dan kempiskan perut. Selalu lewat hidung dan usahakan bersamaan dengan mata tertutup.
  2. Minumlah satu gelas susu yang hangat.

Solusi Jangka Panjang

Biasanya seseorang yang mengalami panik dikarenakan oleh beberapa faktor utama yaitu takut kesepian, takut kehilangan dan takut mati. Seseorang yang mengalami serangan panik akan merasa bahwa tanpa seorang pendamping atau tanpa sesuatu hidup mereka belum lengkap. Pola pikir seperti inilah yang perlu dirubah. Berikut ini solusi jangka panjang untuk mengatasi panik:

  1. Biasakan diri mengunjungi Panti Asuhan para yatim piatu dan lansia. Bukan untuk memberi makan dan pulang sebagaimana biasa dilakukan orang. Berikan mereka waktu Anda. Bertemanlah dengan mereka. Berdoalah bersama mereka dan bersyukurlah pada keberadaan atas limpahan KasihNya. Rasakan kehadiran Allah ditengah-tengah mereka.
  2. Setiap hari, sisihkan setidaknya satu jam untuk membaca buku yang dapat meningkatkan kesadaran Anda.

Itulah beberapa solusi yang tepat untuk mengatasi rasa panik berkepanjangan yang jika tidak segera diatasi akan sangat membahayakan Kesehatan mental Anda.

Baca Juga Cara Mengembangkan Rasa Percaya Diri dan Mandiri

A ZOOM FESTIVAL FOR ALL!!!
13th International Bali Meditators’ Festival!
“May All Beings be Happy & Free of Illness”

Curtain Raiser: Workshop “Yoga Sutra & Kaitannya dengan Perjalanan Jivatma” (bahasa)
Minggu, 25 April 2021 at 08.30 – 11.00 WIB
Only IDR 180K (incl. book)

Klik Disini untuk Registrasi atau Klik pada Gambar

Share on :