Optimis vs Pesimis


Hidup ini tidak melulu ada di satu sisi. Tidak di atas atau di bawah saja. Seperti roda yang berputar, kehidupan akan terus berubah alurnya. Begitupun pemikiran kita yang terus berubah seiring perjalanan hidup yang kita hadapi. Hidup ini memiliki berbagai sisi yang berbeda. Yang paling utama adalah sisi baik dan buruk. Biasanya orang akan bersikap baik jika hal baik datang di hidupnya, sedangkan jika hal buruk terjadi, maka seseorang pasti akan menyikapinya dengan buruk juga. Kedua cara seseorang menghadapi permasalahan tersebut dapat disebut dengan sikap optimis dan pesimis.

Optimis adalah suatu sikap dimana seseorang cenderung memberikan energi positif terhadap hidupnya bahkan hidup orang lain sehingga nilai hidupnya akan meningkat, begitu juga dengan kepercayaan dirinya. Sedangkan pesimis adalah sikap dimana seseorang yang sangat sulit untuk menaruh kepercayaan bahkan ke dalam dirinya sendiri, cenderung sering memikirkan hal negated dan menganggap segala hal yang ia lakukan adalah sia-sia.

Berikut ini perbedaan antara seseorang optimis dan pesimis:

Optimis

Seseorang yang optimis akan memandang suatu kegagalan sebagai suatu pengalaman yang baik untuk kemajuan hidupnya. Ia memiliki tujuan dan rencana untuk masa depannya dan berani untuk menggapai mimpinya. Biarpun banyak pengaruh maupun kata-kata negative dari orang lain, ia tidak akan mudah terpengaruh. Optimis dapat diartikan juga sebagai sikap seseorang yang menganggap hidupnya sebagai suatu hal yang menarik dan perlu di explore.

Beberapa poin lain dari sikap optimis:

  1. Mengetahui potensi dirinya sendiri
  2. Mudah memaafkan
  3. Tidak suka membandingkan diri dengan orang lain
  4. Yakin bahwa tiap tantangan dapat diselesaikan
  5. Suka tantangan

Pesimis

Seseorang dengan sikap pesimis akan cenderung enggan Menyusun tujuan atau goals hidup kedepannya. Ia juga akan mudah terpengaruh terhadap kata-kata negated dari orang lain. Pesimis juga dapat diartikan sebagai sikap yang memandang hidupnya sebagai hal yang membosankan dan penuh dengan hal-hal buruk. Orang yang pesimis akan menganggap suatu kegagalan sebagai tolak ukur kelemahan dirinya.

  1. Mudah tersinggung
  2. Selalu menganggap semuanya akan menghasilkan hasil buruk
  3. Tidak berani melangkah
  4. Mudah bosan dengan hidupnya
  5. Tidak suka tantangan

Nah dari penjelasan mengenai perbedaan optimis dan pesimis diatas, manakah yang cenderung ada di dalam diri Anda? Optimis? atau malah Pesimis? Komen di bawah Ya!

Baca Juga Lakukan 4 Hal ini Jika Anda merasa kehilangan Tujuan Hidup

Share on :