Menangani Anxiety Attack ( Serangan Kecemasan) saat keadaan darurat


Panic attack bukan lagi seseuatu yang dapat kita remehkan. Serangan panic attack lebih sekedar serangan kepanikan biasa. Jika kita abaikan maka kita akan kehilangan kontrol atas diri kita atau merasakan sensasi terlepas dari diri sendiri ( derealization ). Oleh karena itu kita perlu mempelajari untuk mengatasi panic attack dengan melatih diri kita untuk mengenali, menghadapi dan mengelola panic attack. Sehingga kita akan lebih siap mengatasi panic attack yang kapan pun bisa datang.

Bagaimana panic attack bisa terjadi?

Biasanya panic attack terjadi secara tiba-tiba, bahkan kita tidak tahu kapan. Kadang, panic attack tiba-tiba datang saat kita berada di tempat umum seperti disekolah, kuliah, tempat kerja, supermarket atau sedang berlibur. Lalu bagaimana mengatasi panic attack yang terjadi secara tiba-tiba apalagi saat berada ditempat umum? Berikut ini merupakan tips mudah untuk mengatasinya

#1 kita harus benar-benar mengetahui bahwa kita sering mengalami Panic Attack atau Anxiety Attack

Ketika kita sudah pernah mengalami beberapa kali, pasti kita tahu betul bahwa ini adalah gejala panic attack bukan sakit jantung. Karena gejala panic attack dan sakit jantung hampir mirip. Dengan memahami bahwa kita mengalami panic attack bukan serangan jantung, kita akan lebih paham bahwa ini adalah gejala panic attack. Sehingga kita dapat mengantisipasi dan mengelola datangnya panic attack selanjutnya.

#2 kenali gejala-gejala panic attack

Ketika kita sudah paham bahwa kita mengalami panic attack maka kita akan mengerti bahwa badan kita akan mengalami gejala—gejala seperti :

  • Palpitasi (jantung berdetak sangat cepat)
  • Berkeringat
  • Tubuh gemetar
  • Napas terengah-engah (seperti tercekik)
  • Nyeri dada atau sesak didada
  • Mual dan perut terasa tidak nyaman
  • Kepala terasa pusing dan terasa mau pingsan
  • Sensasi mati rasa
  • Takut tidak dapat mengontrol diri

#3 Perhatikan Napas

Kemudian alihkan semua kesadaran dan perhatikan nafas Anda. Karena saat Panic attack terjadi maka napas Anda akan terasa menjadi lebih cepat dan ritme nya pendek atau terkesan buru-buru. Oleh karena itu cobalah untuk mengatur napas atau teknik napas pelan. Carnya dengan buang napas poll lewat mulut. Kemudian tarik napas lewat hidung dan tahan 4 detik jika bisa dan langsung buang napas lagi lewat mulut. Mengapa teknik ini membantu? Karena saat kita mengalami panic attack biasanya tubuh kita menjadi sangat tegang sehingga kita perlu melemaskan otot-otot tubuh  dengan teknik ini.

Kemudian ketika napas anda sudah mulai pelan, pergilah ke kamar mandi dan langsung basuhkan muka Anda dengan air yang dingin. Karena telah dibuktikan bahwa dimuka kita terkait dengan saraf Vagus, sehingga ketika kita membasuhkan muka dengan air dingin detak jantung kita menjadi lebih pelan

Ketiga tips tersebut merupakan tips seketika untuk mengatasi panic attack. Kemudian jika Anda ingin mengatasi Panic disorder maka lanjutkan ketips berikut ini

#4 Mengetahui akar permasalahan

Kita harus mengetahui akar permasalahan mengapa dapat terjadi panic attack, selain itu kita juga harus mengatasi akar permasalahannya. Anda juga dapat melakukan katarsis, karena katarsis terkait dengan kebutuhan seseorang untuk meredakan konflik. Ap aitu katarsis? Baca pengertian katarsis disini.

#5 Meditasi

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Depression and Anxiety menunjukkan bahwa terapi menenangkan diri, seperti meditasi, manjur untuk menurunkan gejala gangguan kecemasan.

Duduk atau berbaring dan pastikan tubuh kita berada di lingkungan yang nyaman dan menghirup sedikit udara segar. Rasakan seluruh bagian tubuh kita, dari kepala hingga ujung kaki. Tutup mata dan naikkan kedua alis setinggi mungkin dan rasakan ketegangan di kepala. Kemudian, rilis ketegangan tersebut dan rileks. Bawa kedua pundak sampai mendekati telinga, rasakan ketegangannya dan lepaskan ketegangan tersebut lalu rileks. Himpitkan bagian punggung atas dan bawah hingga terasa ketegangannya lalu lepaskan dan rileks. Begitu pula dengan bagian kaki, tarik jari-jemari kaki ke arah kita lalu rasakan ketegangannya kemudian lepaskan ketegangan tersebut dan rileks. Dengan mempraktekkan hal ini berulang kali, maka kita bisa sedikit mengurangi sensasi-sensasi yang terjadi selama panic attack.

Sumber : Youtube Ma Archana https://www.youtube.com/watch?v=N-95ERVjw58 dan https://www.liputan6.com/health/read/3667245/10-cara-mengontrol-panic-attack.

Share on :