Katarsis, Proses pelepasan emosi dan cara tepat melakukannya


Terkadang, beberapa situasi dapat membuat Anda sedih, emosi, kesal, bahkan frustrasi. Sering kali pada kondisi tersebut seseorang melampiaskan perasaan dengan cara yang salah atau justru memendam emosi tersebut sehingga dapat membuat masalah baru pada diri Anda. Dalam kondisi tersebut, Anda mungkin perlu mencoba katarsis emosi. Apa itu Katarsis? Yuk simak artikel berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut

Apa itu Katarsis?

Katarsis berasal dari istilah Yunani yang menggambarkan pembersihan. Katarsis dikaitkan dengan menghilangkan hal negatif dalam diri, misalnya stres, kecemasan, kemarahan, atau ketakutan yang berlebihan.

Istilah katarsis pertama kali digunakan dalam konteks psikologis oleh Josef Breuer, seorang kolega dan mentor dari guru besar teori psikoanalisis, Sigmund Freud, yang menggunakan hipnosis untuk membuat orang mereka ulang kembali peristiwa traumatis yang pernah dialaminya.

Menurutnya Breuer, ketika seseorang dapat dengan bebas mengekspresikan emosi yang terkait dengan peristiwa traumatis, mereka akan mengalami katarsis atau pembersihan.

Meski belum ada penelitian lebih lanjut yang menunjukkan adanya efektivitas konsep Breuer tersebut, ada bukti bahwa melampiaskan perasaan yang sebelumnya tidak tertangani dapat membantu seseorang mengatasi berbagai kondisi kesehatan mental.

Bahaya memendam emosi

Memendam emosi membawa pengaruh buruk bagi kesehatan fisik dan mental. Penelitian yang diikuti selama 12 tahun menunjukkan, orang yang sering memendam perasaannya memiliki kemungkinan mati muda. Setidaknya 3 kali lebih besar, dibandingkan dengan orang yang terbiasa mengekspresikan perasaannya.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychosomatic Research ini menemukan bahwa memendam emosi dapat meningkatkan risiko kematian karena penyakit jantung dan juga kanker. Penelitian ini juga turut membuktikan penelitian sebelumnya yang menghubungkan antara emosi negatif, seperti marah, cemas, dan depresi, dengan pengembangan dari penyakit jantung (Kubzansky dan Kawachi, 2000).

Orang yang terbiasa memendam emosinya akan membawa pikiran negatif dalam tubuh yang dapat mengganggu keseimbangan hormon. Hal ini meningkatkan risiko penyakit yang berhubungan dengan kerusakan sel, seperti kanker. Oleh karena itu, agar dapat mengatasi hal tersebut, kita perlu melakukan kataris.

Beberapa contoh Kataris

1. Olahraga

Olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Aktivitas ini dapat memicu pelepasan berbagai hormon di otak, seperti endorfin, serotonin, dan dopamin. Hormon-hormon tersebut berfungsi untuk menimbulkan rasa tenang, mengatasi stres, memperbaiki mood, hingga mengurangi nyeri. Inilah yang menjadikan olahraga sebagai salah satu bentuk katarsis yang baik. Jenis olahraga apa pun, mulai dari yang ringan hingga berat, bisa digunakan sebagai katarsis.

2. Memainkan atau mendengarkan musik

Musik telah lama dikenal sebagai cara bagi seseorang untuk melepaskan emosi dalam dirinya. Musik bahkan termasuk sebuah pengalaman emosional. Ketika Anda bersedih dan mendengarkan lagu sedih, Anda mungkin bisa merasa lebih baik setelahnya.

Proses ini adalah sebuah bentuk katarsis karena perasaan sedih yang Anda rasakan bisa dilepaskan dan membuka jalan bagi perasaan-perasaan yang lebih positif.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mendengarkan musik dapat menjadi cara yang efektif dalam menghadapi stres. Mendengarkan musik meditatif secara spesifik bahkan dapat menenangkan pikiran dan memicu relaksasi.

Penelitian lain menyebutkan bahwa mendengarkan musik memiliki dampak terhadap respons stres manusia, terutama pada sistem saraf otonom. Artinya, orang yang mendengarkan musik cenderung lebih cepat pulih dari stres.

3. Meditasi

Berdasarkan penelitian, latihan meditasi minimal delapan minggu berturut-turut dapat mengecilkan amigdala, bagian otak yang bertugas mengatur stres. Di sisi lain, bagian otak yang berfungsi memproduksi hormon kebahagiaan –yaitu hippocampus– akan membesar. Hasilnya, kita dapat meningkatkan emosi positif di dalam diri.

SEGERA IKUTI!

Kelas Meditasi dan Yoga bersama AKC Joglo Semar via ZOOM Online Selama Pandemi

  • Ananda’s Neo Self Empowerment : Setiap Kamis Pukul 19.00
  • Ananda’s Neo Kundalini Yoga : Setiap Rabu Pukul 19.00

Informasi dan Pendaftaran: 087888858858 / 0816677225 / 082227774618

Share on :