Ingin Damai? Bacalah Buku Anand Krishna


KAPOLDA Bali Irjen (Pol) Made Mangku Pastika ketika menghadiri acara peresmian Anand Krishna Centre Denpasar pada tanggal 27 Agustus 2004 menyatakan bahwa dirinya sudah mengenal Anand Krishna sejak 30 tahun yang lalu pada saat beliau masih sekolah di Akabri.

“Saya pertama kali kenal dengan Anand Krishna saat beliau memberikan kuliah di Akabri tiga puluh tahun yang lalu dan saya sejak tahun 1998 selalu membaca buku-buku Anand Krishna,” ungkap Pastika kepada seluruh hadirin.

Pastika mengakui bahwa dirinya sangat mengagumi tokoh spiritual dan meditasi itu, karena pandangan-pandangan Anand Krishna yang luar biasa mendamaikan dan menyejukkan hati umat manusia. Beliau juga mengagumi tulisan-tulisan Bapak Anand Krishna yang menurut beliau begitu jenaka dengan mengemas humor yang begitu halus namun tinggi maknanya, sehingga semua orang yang membacanya terdorong untuk menyelesaikannya sampai habis. Setelah membaca buku-buku Bapak Anand Krisna, beliau biasanya memberikan kepada teman-temannya untuk berbagi pencerahan

“Kalau boleh saya menganjurkan, bacalah buku-buku Anand Krishna jika ingin hidup damai dan tenang. Marilah kita kembali ke suasana damai, tidak ribut-ribut soal danatisme agama. Serta sadarlah kita adalah satu, makhluk Tuhan,” ajak Pastika.

Dalam kesempatan itu pula, Pastika mengajak krama Bali untuk berpaling dan sadar akan nasib peninggalan leluhur kita yang adiluhung. Jangan nodai peninggalan sejarah leluhur kita.

Kita sangat mendukung diadakannya pelatihan dan tempat meditasi semacam ini. Karena dalam jangka panjang akan dapat meminimalisir penyakit sosial seperti yang banyak terjadi pada zaman modern ini. Keruntuhan moral tidak akan hilang tanpa ada pencerahan moral dan usaha yang kuat dari semua pihak, untuk itu dengan hadirnya tempat meditasi akan dapat memberikan pencerahan baru terutama bagi generasi muda yang sudah terkontaminasi oleh budaya dan nilai yang tidak bisa dipertanggung jawabkan secara moral etika.

Menurut pengakuan Mangku Pastika, dirinya bahkan sudah menyumbang banyak buku Anand Krishna kepada generasi muda. “Mudah-mudahan dengan pendekatan yang baik dan intensif menyadarkan generasi muda Bali menuju kedamaian,” harap Kapolda Bali, Irjen (Pol.) Made Mangku Pastika.

Share on :