Atasi Sakit Leher akibat kelamaan main Gadget


Di masa pandemi ini membuat banyak aktivitas yang dilakukan secara online. Kondisi menyebabkan interaksi kita dengan Gadget meningkat. Dengan penggunaan Gadget yang terlalu sering dapat menimbulkan cedera ketegangan yang berulang dan menjadi suatu hal yang umum terjadi. ketegangan ini biasaya terkait dengan nyeri otot yang mengganggu di leher dan bahu. Nyeri ini pun dapat dialami oleh anak-anak, remaja bahkan orang dewasa.

Text Neck

Diutarakan dr Andri Primadhi SpOT dari Staf Divisi Foot and Ankle, Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, FK Universitas Padjadjaran/RS Hasan Sadikin, text neck adalah keluhan yang timbul akibat terlalu lama menunduk untuk menggunakan gadget, termasuk saat bermain games atau mengirim teks.

“Walaupun sebenarnya kelainan ini sudah sejak lama ada akibat pekerjaan sehari-hari, misalnya seperti menulis,” tutur dr Andri, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (15/4/2015).

Ketika text neck terjadi, beberapa gejala yang bisa dialami di antaranya nyeri di area kepala, leher, punggung atas dan bahu serta berubahnya kelengkungan tulang leher. Text neck terjadi karena dalam posisi menunduk terus- menerus, ada tekanan berlebih di sekitar leher.

“Normalnya, tulang-tulang leher sudah menerima beban berat saat harus menopang berat kepala. Di saat kepala condong ke depan misalnya saat menggunakan gadget, beban yang diterima leher akan berlipat kali lebih berat, itulah sebabnya timbul keluhan,” kata dr Andri.

Bagaimana mengatasi sakit leher?

1.Atur posisi duduk

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi nyeri leher adalah mengatur posisi duduk saat bekerja. Jika berkeja dnegan menggunakan komputer, atur jarak dudukmu dengan komputer tidak boleh terlalu jauh maupun terlalu dekat. Usahakan jarak mata dengan layar komputer kurang lebih satu lengan.

2. Hindari stres

Tidak jarang pekerjaan yang sudah mendekati deadline atau perselisihan kecil dengan teman sekantor membuatmu stres. Nah, stres dapat meningkatkan risiko terjadinya ketegangan otot leher, sehingga menimbulkan nyeri leher.

Untuk menghindari stres, kamu dapt meluangkan sedikit waktu untuk mendengarkan musik favorit, melakukan meditasi ringan, atau sekadar berjalan singkat di sekitar rumah.

3. Kompres dengan air dingin

Bila memungkinkan, kamu bisa mengompres bagian leher yang kaku dengan air dingin selama 20 menit. Kompres dingin bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri leher. Selain itu, kamu juga bisa mandi air hangat.

4. Tidur yang berkualitas

Setelah lelah bekerja seharian, jangan lupa untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Selain bermanfaat untuk mengembalikan energi, mendapatkan tidur yang berkualitas juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri leher. Untuk mengatasi nyeri leher, kamu bisa tidur dengan posisi telentang atau miring ke salah satu sisi, dan topang leher dengan bantal. Kamu juga dianjurkan untuk mencukupi waktu tidur, setidaknya 6-8 jam tidur per harinya.

5. Lakukan peregangan otot leher

Pekerjaan yang menumpuk bukan alasan untuk terlalu fokus pada Gadget dan tidak melakukan peregangan sama sekali, lho. Saat bekerja, sesekali kamu bisa melakukan peregangan otot leher untuk mengatasi leher yang nyeri seperti Gerakan Yoga berikut ini

Ikuti Kelas Meditasi dan Yoga bersama AKC Joglo Semar Via ZOOM Online Selama Pandemi

  • Ananda’s Neo Self Empowerment : Setiap Kamis Pukul 19.00
  • Ananda’s Neo Kundalini Yoga : Setiap Rabu Pukul 19.00

Informasi dan Pendaftaran: 087888858858 / 0816677225 / 082227774618

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2887680/kunci-agar-tak-nyeri-leher-saat-pakai-gadget-peregangan-dan-ubah-kebiasaan, https://www.alodokter.com/6-cara-atasi-nyeri-leher-akibat-terlalu-lama-di-depan-komputer dan https://www.layurveda.com/id/video/sakit-leher-karena-maen-hp/.

Share on :